**Kampoeng**

Bukan sembarang kampoeng yang biasa, tetapi tempat untuk berbagi informasi.



Mimpi dan harapan merupakan salah satu penyemangat hidup. Ya, tentu saja. Karena, tanpanya kita seakan-akan bergerak tanpa arah. Ini yang menjadikan hidup terasa hampa dan datar. Dengan kata lain, membosankan. Dengan keinginan untuk mencapai mimpi dan harapan, otomatis kita akan menapaki jalan yang lebih jelas.
Walau banyak diinginkan, mencapai mimpi atau harapan akan berarti kecil bila terjadi dalam waktu yang sangat singkat. Bahkan tak akan berarti bila terjadi dengan sangat mudah. Karenanya banyak yang kemudian tidak menghargai pencapaian itu.
Penolakan, kegagalan, dan berbagai resiko lainnya memang menyakitkan. Tapi cobalah dilihat bahwa itu semua adalah suatu rangkaian proses yang tak mungkin dihindari dalam mencapai tujuan akhir Anda. Walaupun Anda juga tidak begitu yakin apa itu. Yang jelas, kesalahan dan kegagalan yang Anda alami adalah ilmu tersendiri yang belum tentu bisa Anda pelajari di bangku sekolah. Dengannya, Anda akan memiliki kesempatan lebih besar untuk melakukannya dengan benar di lain waktu.
Contoh yang paling mudah adalah ketika Anda gagal dalam suatu hubungan percintaan. Memang, itu akan terasa sangat menyakitkan. Tapi coba singkirkan dahulu perasaan itu dan lihatlah lebih jauh. Apa yang Anda dapat dari pengalaman tersebut? Mungkin Anda dapat lebih memilah hal-hal yang seharusnya tidak Anda kompromikan, atau kenyataan bahwa Anda seharusnya membangun tembok yang lebih kuat, tidak serapuh saat ini. Tentu, ini tidak hanya cocok diterapkan pada hubungan antar manusia, namun juga dapat berlaku pada semua mimpi atau harapan yang ingin Anda capai, apapun itu.
Jika Anda mengulangi kesalahan yang sama terus-menerus, tentu Anda akan mendapat hasil yang sama. Tapi jika kita dapat melihat lebih dekat pada kesalahan masa lalu dan menggunakan 'ilmu' yang telah kita dapatkan untuk dapat terus maju, maka semua akan berakhir dengan lebih baik.

0 comments: